Selasa, 28 Februari 2012

beberapa contoh proyek TI yang mengalami kegagalan dan kesuksesan

Nama : Moch IMron ROsyadi

NRP   : 5210100073

Kelas  : MPTI - B

 

PROYEK TEKNOLOGI INFORMASI

Pada pertemuan mata kuliah MPTI kali ini, yaitu pada hari jum'at tanggal 24 February 2012 kita kedatangan tamu dari Jurusan Teknik SIpil ITS yang bernama Bpk. Tri Wahyu Adi , Phd. Pada pertemuan kali ini belisu sksn berbicara dalam hal menajemen proyek pada kuliah MPTI di SI.

Yang pertama beliau menjelaskan tentang apa itu definisi tentang Proyek TI . Proyek IT adalah sebuah proyek yang dijalankan dengan membutuhkan resource seperti hardware, software, dan jaringan. Dalam menjalankan sebuah proyek, tentunya memerlukan biaya untuk kebutuhan sebuah proyek tersebut. Kedalam proyek teknologi informasi membutuhkan biaya yang lebih, karena perangkat-perangkat TI tergolong cukup mahal. dalam penyelesaian sebuah proyek, ada proyek yang mengalami kesuksesan, da nada juga yang mengalami kegagalan. 

 

Faktor yang yang mempengaruhi jalannya sebuah proyek adalah sebagai berikut :

  • Sumber daya manusia yang memiliki kemampuan dalam bidang Proyek IT.
  • Proses pengerjaan proyek harus sesuai dengan batasan-batasan yang telah ditentukan
  • memiliki tujuan yang spesifik
  • penghitungan biaya yang akan di keluarkan dalam sebuah proyek akan dihitung di awal   
          
           Sebuah proyek IT bisa dikatakan sukses apabila berjalan tepat waktu, biaya sesuai anggaran atau dibawah anggaran dan sistem bekerja sesuai kebutuhan. Biasanya jika salah satu kriteria yang ada tidak terpenuhi seperti over budget dan penyelesaian melebihi batas waktu, maka proyek IT tersebut sudah bisa dibilang gagal. 

PMBOK (Project Management Body of Knowledge)

PMBOK adalah sebuah pendekatan praktis yang dimaksudkan sebagai panduan (guideline) yang pada akhirnya menjelma menjadi standar pengelolaan project. Terminologi dan panduan yang ada pada PMBOK dibuat generik, dalam arti tidak hanya untuk industri tertentu saja, tetapi dapat diterapkan secara praktis pada semua tipe industri.
Di dalam PMBOK terdapat 2 terminologi yang sangat penting, yaitu: Process Group dan Knowledge Area, yang secara singkat dapat dideskripsikan sebagai berikut:
  • Process Group adalah aktifitas yang dilakukan untuk menjalankan project (action taken to do project). Dalam PMBOK terdapat 5 process group:
  1. Initiating
  2. Planning
  3. Executing
  4. Controlling and Monitoring
  5. Closing
  • Knowledge Area adalah hal-hal yang perlu diketahui untuk melaksanakan proses tersebut


1. Scope Management
Dalam Scope management ini seorang project manager harus mengerti benar lingkungan projectnya melingkupi hal-hal apa saja.  Hal ini sangat penting dilakukan karena akan berkaitan dengan apa-apa saja yang harus dikerjakan dan merupakan tanggung jawabnya dan hal apa saja yang di luar tanggung jawabnya




 2. Cost Management


Pembahasan dalam cost management ini nantinya menyangkut perkiraan terhadap biaya yang akan dipakai dalam project.




 3. Human Resource Management


Penting artinya ketika seorang manager akan mengerjakan sebuah project dan memperkirakan kebutuhan sumber daya dan juga kemampuan dari personelnya untuk mengerjakan project.  Hal ini nantinya berpengaruh juga terhadap time dan juga cost yang harus dikeluarkan.




 4. Risk Management


Ilmu yang mempelajari tentang resiko yang dimungkinkan akan muncul dalam sebuah project sehingga diharapkan ketika resiko yang tidak diinginkan tersebut muncul maka manager telah siap dengan solusi yang telah dibuat sebelumnya.




 5. Integration Management


Hal yang menjadi pengikat antar 9 area



Refrensi :

http://www.yancy.org/research/project_management/integration.html
http://www.bsi-emea.com/Integrated+Management/Overview/index.xalter

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar